Kolonodale atau saya lebih suka menyebutnya Koln Ale. Saya selalu merasa berhak untuk memberikan nama pada semua hal ketika saya memiliki cukup minat untuk memberinya nama tanpa perlu meminta saran dari pihak manapun, terlepas dari pihak manapun yang saya maksud di sini memiliki pendapat yang sama atau sebaliknya! Eat that! sometimes life's hard..LOL
Dan saya juga merasa sangat perlu untuk menekankan di sini, saya seorang warga negara yang baik. Saya ulangi..saya seorang warga negara yang baik. Tanpa satupun catatan kriminal dan semua hal yang memiliki konotasi negatif dalam kehidupan bermasyarakat di negara kita yang tercinta. Saya sangat steril dan seorang pemuda baik baik, normal dan beradab. Jadi jangan khawatir, karena seharusnya anak anda akan aman bersama saya [Tolong perlihatkan tulisan ini pada orang tuamu di rumah..saya serius!]
Dari kota Makassar, tempat ini lumayan jauh [Disorientasi selama perjalanan bikin malas untuk memperhatikan instrumen pengukur jarak pada kendaraan..This is nope my fault, it's yours LOL]. Koln Ale dapat dijangkau dengan kendaraan beroda dua atau empat dalam waktu tempuh kurang lebih 28 jam dengan kondisi jalan yang rusak parah seperti bekas arena perang dunia ke-2! Alat penyeberangan bersuara bising di Nuha dan bus jemputan dari perusahaan transportasi Mega Mas [nama perusahaannya saja kayak nama ikan air tawar..tidak profesional!] membuat perjalanan jadi dua kali lebih lama..[Nenekku bisa lari lebih kencang dari rongsokanmu! Kau dengar itu Mega mas?! You idiot!]
Koln Ale adalah ibukota kecamatan Petasia dengan jumlah penduduk..[Mohon tunggu sebentar. WOY KAU SEMUA! BARIS KO CILAKA! MULAI BERHITUNG!] kurang lebih 3000 jiwa. Tempat ini menyajikan pesona iklim tropis yang memukau [Pendapat setelah beberapa jam pertama]. Tipe tempat yang sangat disukai wisatawan asing yang mencari kehangatan [jangan salah paham dengan kalimatnya] dan sangat dihindari oleh nona dan tuan muda yang gemar antri formulir kontes nyanyi dan ajang cari bakat di TV [Pak, tolong jelaskan fungsi TV yang baik dan benar pada mereka. Tapi perlahan lahan, saya dengar mereka sangat rentan mencoba bunuh diri untuk alasan yang paling tidak masuk akal]. Khusus untuk jenis manusia yang terakhir saya sebut tadi : Tolong jangan ke sini! Alasannya sederhana, saya tidak bisa menemukan satu pun alasan untuk menyukai kalian..
Sebelah utara tempat ini berbatasan dengan laut berair jernih yang dikelilingi pulau pulau karang kecil tidak berpenghuni. Sangat indah [Yang ini serius]. Pulau pulau karang ini berhasil menciptakan perairan yang teduh dan ekosistem yang sempurna bagi beragam biota laut yang hidup di dalamnya [Yang ini juga masih serius]. Mereka yang suka diving dan snorkling harus mencoba tempat ini [Jangan berpikir saya suka keduanya..I am not!].
Selama beberapa hari di tempat ini, satu satunya bentuk komunikasi yang berhasil saya lakukan dengan penduduk setempat adalah kata "Halo" yang dibalas dengan tatapan aneh dan sangat jijik. What the heck? Owww shit..I KNOW! F you, I AM NOT A GAY EITHER..Stupid ass!
Hampir semua orang di sini bisa berenang [Data tidak valid]. Kondisi alam dan sosial masyarakat begini akan membuat kalimat ajakan seperti "Ayo berenang ke laut?" menurut perhitungan kemungkinan yang saya lakukan akan sangat sering terdengar. Setelah memikirkan berhari hari [HAHAHAHA] akhirnya mendapatkan jawaban yang pas "[Dengan sopan] Maaf saya tidak berenang untuk alasan yang tidak penting. Kecuali seseorang menceburkan Asmirandah ke laut..well, mike! LET'S GO!
Meski agak panas, saya menyukai tempat ini. Suasananya menyenangkan, ditambah di sini tidak ada sinyal [Sebenarnya ada spot yang jaraknya beberapa puluh meter dari camp dimana saya bisa mendapatkan sinyal 1 bar jika cukup beruntung mendapatkan tempat berdiri yang masih kosong]. Tempat ini sangat ramai 24 jam! Bisnis komunikasi di sini lumayan menguntungkan. Kelihatannya penduduk Koln Ale sangat menikmati berkomunikasi lewat telepon genggam untuk membicarakan hal hal yang tidak penting [Emosi..dak pernah dapat tempat! Dan pas dapat tempat eh pinggir tebing. Menelepon bisa jadi sangat beresiko! Belum lagi kalo saya bicara semua langsung melihat aneh...A-ha! Kalian aliennya saudara saudara! Bukan saya..]
Daerah camp bernama Ganda ganda [what a name]. Hari pertama bergabung diwarnai dengan sesi perkenalan dan tanya jawab.
"Siapa namanya, pak?"
"Akhmad Taufiq. Panggil Akhmad atau Taufiq, pak [Dengan sangat ramah]"
"Asalnya darimana, pak?"
"Bulukumba.." [Semua menatap tidak percaya]
"Bulukumba yang dekat Frankfurt, pak...Hehehehehe [Sangat ramah]"
"Ooooooo..."
Koln Ale..you're so much fun :-D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar